Dreams; Desire : Ditto
Singkat dulu sih ya. Alhamdulillaah banget, gua punya banyak-banyak-banyak temen baik. Akhir-akhir ini, gua sedang disibukkan dengan apa yang manusia menjelang tingkat dua sibukkan, yaitu ospek jurusan. Keberlangsungan osjurnya sih sebenernya standar, enggak ada yang berubah, paling cuman ditambah materi-materi keprofesian (ini harus dikasih jempol), baris-berbaris (ya, makanya Indonesia ekonominya paling gede empat langkah maju), sama pengenalan organisasi bernama himpunan mahasiswa jurusan. Sisanya? Kekeluargaan...
Merujuk pada komentar di sini , saya rasa ada baiknya untuk menanggapi, sekaligus menjadikannya sebagai tulisan kali ini. artikel mu ini tentang PROFIL MANUSIA GOBLOK! gitu kok jadi Mendiknas??? -Paling tidak dia bisa menjadi Mendiknas. Secara logika, jelas Anda dan saya yang belum bisa "sehebat" dia justru lebih goblok daripada dia. apalagi, sebelumnya dia pernah menjabat menjadi Rektor ITS. Sekedar info, beliau memiliki gelar professor doktor. ragu dengan karya beliau? coba tanya Google. jadi, kurang tepat kalau...
Enggak kerasa ya sebentar lagi TPB sudah mau selesai. Ini tuh semacam "Wah perasaan baru kemarin diterima di ITB." sekarang semacam "Anjriiit tugas-tugas akhir menumpuk, ospek fakultas, UTS 2, UAS, penjurusan, dsb dsb." . Times does fly, waktu ternyata jelas modar, enggak jelas banget tiba-tiba sudah di ujung acara saja. Jujur, siapa sih yang enggak merindukan masa-masa kelas 3 SMA? Perpisahan kadang paling menyedihkan, tapi menyenangkan untuk dikenang, ya? Rasanya belajar pas kelas 3 itu benar-benar paling enak...
Gua pernah memakai layanan ShipIt sebanyak dua kali...eh apa tiga kali ya? Sepertinya untuk 7.04, 8.04, dan 8.10 ....yah sekitar segitu lah, soalnya mulai edisi 9 ke atas gua selalu ngupgrade/install...
Masih standar bangettt. Harus dihias lebih banyak lagi nih.
Waktu gua SMP, bapak gua pernah bilang, kurang lebih: "Ngapain kau jadi politikus? Liat deh itu berita, banyak banget yang korupsi. Kau enggak takut korupsi apa?" Bapak gua, sosok WNI yang paling gua percaya, ternyata sampai hatinya berkomentar seperti ini. Kok bisa ya? Bukannya kita yang memilih mereka, kita yang percaya sama mereka, kok bisa-bisanya ya mereka sekarang begini? Kalau dipikir logikanya cukup sederhana. Saat masa-masa Pemilu, jangan pernah sesekali berbicara apa-adanya, melainkan berbicaralah adanya...
Click here to download: CV_16510291_DitoWijanarko.doc (317 KB) (download) Click here to download: CV_16510291_DitoWijanarko.doc (317 KB) Kalau-kalau perusahaan anda membutuhkan seorang Office Boy.